UbuntuDDE 20.04, Distro Linux Terbaru dan tercantik telah dirilis dan bisa di download secara gratis

Buat kalian yang jarang atau bahkan belum pernah menggunakan sistem operasi linux, mungkin belum begitu familiar dengan Deepin OS ataupun Ubuntu. Salah satu sistem operasi linux yang baru-baru ini hype dengan ciri khasnya masing-masing. Yang mana Ubuntu, adalah salah satu sistem operasi open source berbasis linux yang sudah familiar digunakan oleh banyak pengguna karna kemudahan penggunaan serta stabilitas sistem yang baik. Selain itu, Ubuntu baru saja merilis versi terbarunya yaitu versi 20.04 dengan beberapa penambahan fitur baru.

Sedangkan Deepin OS adalah salah satu sistem operasi linux yang hadir dengan tampilan yang begitu simpel dan elegan. Sistem operasi ini dirilis pada akhir tahun 2015 dan sejak awal memang sengaja menghadirkan user interface yang simpel, mudah digunakan serta elegan dengan tampilan yang bisa dikatakan mirip dengan sistem operasi milik Apple yaitu MacOS. Oleh karna itulah banyak sekali pengguna yang menyukai tampilan dari Deepin OS ini.

Ubuntu sendiri memiliki tampilan pengguna menggunakan Gnome, salah satu Desktop Environment yang banyak digunakan oleh banyak distro linux dengan alasan yang beragam seperti ringan, efisien dan modern. Deepin OS disisi lain memiliki DE bawaan atau buatan sendiri bernama Deepin Desktop Environment. Meskipun sistem operasi ini berdasar dari sistem operasi Debian, namun hampir semua fitur utamanya berdiri sendiri alias standalone seperti Desktop environment, App Store, dan beberapa software multimedia bawaan lainya.

Nah dengan kedua sistem operasi yang memiliki keunggulan masing-masing membuat penggunanya juga memiliki alasan sendiri-sendiri untuk memakainya. Namun bagaimana jadinya apabila dua sistem operasi ini digabungkan ?, Hal ini terwujud degan begitu besarnya komutias pecinta distro linux yang telah berhasil menciptakan kombinasi atau “remix” dari kedua sistem operasi ini dan membuat sebuah distro baru yang cukup viral baru-baru ini.

UbuntuDDE 20.04

Dengan menggunakan system core berbasis Ubuntu 20.04 dan menggunakan Deepin Desktop Environtment sebagai user interface utamanya, kehadiran UbuntuDDE populer dalam waktu singkat dan tidak membutuhkan waktu lama bagi para pengguna linux untuk mencoba menjalankan distro ini pada sistem mereka.

Dan benar saja, UbuntuDDE memanglah menjadi salah satu distro dengan tampilan paling menarik dari distro lainya berkat adanya Deepin DE. Saya sendiri sudah sempat mencoba distro ini di dalam sistem operasi virtual dan hasilnya memang sangat memuaskan, bagaimana sinergi antara DE dan kestabilan sistem operasi Ubuntu ini di “remix” menjadi satu distro yang sangat cantik dan elegan.

Untuk itu disini saya akan mencoba menjelaskan secara sederhana kenapa UbuntuDDE ini menjadi salah satu distro yang cukup solid dan patut dicoba oleh pengguna lainya yang tertarik. Beberapa hal ini adalah fitur-fitur menarik yang dihadirkan pada UbuntuDDE 20.04.

User Inteface yang modern

UbuntuDDE Themes

UbuntuDDE dengan DeepinDE menghadirkan tampilan yang begitu menarik yang secara langsung memudahkan pengguna baru yang menggunakan sistem operasi ini langsung terbiasa menggunakan nya tanpa ada kesulitan mencari sesuatu yang mereka butuhkan. Selain itu, fitur Dark Theme juga dihadirkan, sehingga membuat OS ini cukup bersahabat baik untuk pengguna linux lama ataupun pengguna baru baik itu dari Windows ataupun MacOS.

Pilihan taskbar sesuai kebutuhan

previous arrow
next arrow
Slider

UbuntuDDE juga menghadirkan pilihan dua mode taskbar yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Mode taskbar pertama adalah mode Efficient yang mana mode ini mirip dengan taskbar pada Windows 10, yang terlihat cukup familiar dan mudah dipahami untuk yang sebelumnya pengguna Windows. Lalu untuk mode kedua ada mode Elegant, dimana untuk taskbar ini dimiripkan dengan MacOS dengan dock nya, yang mana sudah tidak asing lagi untuk mengguna MacOS menggunakan sistem operasi ini. Sehingga membuat distro ini cocok untuk kalian yang mencari alternatif untuk sistem operasi Windows / MacOS kalian.

Sistem Settings yang simpel

UbuntuDDE System Settings

Untuk fitur ini memang ciri khas dari Deepin DE sendiri, dimana untuk pengaturan sistem secara keseluruan, dihadirkan dalam bentuk slide pada bagian samping kanan desktop, semua pengaturan sistem yang ada sangat mudah dipahami,  membuat penggunaan OS ini akan begitu sangat mudah karna segala sesuatunya dibuat untuk pengguna yang bahkan sebelumnya tidak pernah menggunakan sistem operasi linux.

Kompatibilitas App Store

Ketersediaan software pada App Store menjadi salah satu kendala pada Deepin OS sebelumnya, karna App Store yang digunakan oleh Deepin OS berbasis standalone sehingga belum dapat menampung semua software yang sebenarnya banyak tersedia. Nah UbuntuDDE hadir sebagai solusi dengan menghadirkan Gnome Software Center sebagai App Store pilihan yang memiliki banyak pilihan software yang dibutuhkan dengan berbagai macam kategori program.

previous arrow
next arrow
Slider

Selain itu, UbuntuDDE juga menghadirkan Synaptic Package Manager, yang mana membuat pilihan software dan library yang semakin beragam, meskipun pada dasarnya untuk tampilan dari Synaptic Packman ini tidak semudah Gnome software, sehingga akan lebih diperuntukkan untuk pengguna linux yang lebih mahir. Namun tetap saja, kehadiran dua App Store ini membuat pengguna menjadi lebih mudah mendapatkan software yang mereka butuhkan.

Multitasking View

Nah fitur ini adalah salah satu fitur yang sudah lama dimiliki oleh banyak distro linux, hingga pada akhirnya sistem operasi Windows pun ikut-ikutan menyertakan fitur ini kedalam sistem operasinya. Multitasking View memungkinkan pengguna untuk membuka banyak aplikasi dalam satu virtual desktop dan dapat beralih ke desktop satu ke desktop yang lainya.

UbuntuDDE Multitasking View

Yang lebih menarik dari Multitasking View ini adalah pada tiap desktopnya memiliki wallpaper yang bisa dibeda-bedakan. Sebuah sentukan kecil yang membuat vitur ini semakin menarik.

Lebih Jauh

Berbagai fitur-fitur lain yang dijumpai ketika menggunakan distro ini baik secara singkat membuat selalu ingin menggunakan distro ini lebih lama. Tampilan System Monitor / Task manager yang user friendly, pilihan Wallpaper yang beragam, system transparency yang terlihat sangat menarik dan modern, serta transisi animasi yang ada pada keseluruhan sistem membuat distro ini sangat nyaman dilihat dan digunakan. Dengan berbagai fitur yang bersahabat baik untuk pengguna Windows ataupun MacOS, membuat distro ini menjadi salah satu pilihan terbaik diluar sana saat ini.

previous arrow
next arrow
Slider

Namun meski dengan berbagai macam keunggulan yang dimiliki, UbuntuDDE masih bersatus Unofficial Ubuntu Flavour, alias bukan distro yang secara resmi dirilis ataupun disupport oleh Canonical, distributor resmi Ubuntu. UbuntuDDE adalah distro yang dikembangkan oleh Community, sehingga kemungkinan ditemukannya bug atau sistem error masih mungkin terjadi, sehingga ini perlu dijadikan side note untuk kalian yang ingin menjadikan distro ini sebagai sistem operasi utama. Selain itu juga, pada saat artikel ini dirilis, UbuntuDDE juga masih belum tercantum pada situs Distrowatch.com, membuat distro ini belum bisa diakses oleh banyak pengguna.

Buat kalian yang ingin mencoba distro ini, bisa langsung mengakses situs resmi dari distro ini dan mengunduh OS nya secara gratis. Kalau hanya untuk mencoba-coba, gunakan Virtual Machine supaya lebih aman.

Nah bagaimana tanggapan kalian mengenai sistem operasi ini ? apakah UbuntuDDE mampu menjadi salah satu distro pilihan untuk banyak pengguna ? Kita tunggu saja perkembangannya. Semoga para komunitas distro ini mampu mengembangkan OS nya menjadi lebih baik lagi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *