Macbook Pro tiba-tiba mati sendiri tanpa sebab, ini tanggapan Apple

Setelah beberapa waktu lalu pihak Apple secara Official menarik beberapa produk Macbook Pro 15″ keluaran tahun 2015 sampai 2017 dengan alasan battery “overheat” dan ditakutkan menyebabkan pemicu api ataupun ledakan, hingga saat ini permasalahan battery pada beberapa produk Macbook Pro masih sering dijumpai.

Official : 15-inch MacBook Pro Battery Recall Program

Permasalahan battery pada sebuah perangkat memang menjadi hal yang krusial bagi produsen hardware, yang mana jika tidak dilakukan pengujian dengan benar, akan sangat membahayakan ketika sudah dirilis ke publik. Disisi lain keberadaan battery sangatlah dibutuhkan untuk menciptakan sebuah perangkat yang portable seperti smartphone, notebook dan semacamnya.

Baru-baru ini beberapa pengguna Macbook Pro 13″ 2019 yang tergolong produk baru dari Apple, mengalami permasalahan dimana Macbook tiba-tiba mati sendiri saat digunakan, ataupun saat di charge. Permasalahan ini diketahui hanya terjadi pada model Macbook Pro 13″ dengan fitur Touch Bar dan 3 Thunderbolt Type-C USB.

Source : Apple.com

permasalahan ini sudah banyak beredar dan pengguna meminta Apple untuk segera menangani ini. Hingga akhirnya Apple Support merilis pernyataan yang “mungkin” bisa membantu permasalahan ini. Berikut langkah-langkah yang diberikan oleh Support Apple.

Yang pertama adalah untuk bisa memposisikan battery Macbook pada daya dibawah 90%, setelah itu segera tancapkan charger, tutup semua aplikasi yang sedang terbuka, dan tutup layar Macbook-nya sehingga akan otomatis masuk pada mode tidur (sleep mode). Lalu biarkan Macbook dalam keadaan charging hingga kurang lebih 8 jam tanpa ada gangguan, jangan nyalakan Macbook, jangan buka layarnya, hingga proses charging 8 jam selesai.

Source : Masaaki Komori on Unsplash

Hal yang paling mudah untuk menunggu proses charing ini adalah dilakukan waktu malam hari saat kita tidur. Nah jika proses charging 8 jam selesai, nyalakan Macbook, dan pihak Apple menegaskan untuk mengupdate MacOS ke versi yang terbaru. Jika hal ini memang berpengaruh, bisa saja permasalahan ini dipicu karna kesalahan software. 

Apabila semua langkah di atas sudah dilakukan namun masih menemui kendala yang sama, maka tidak ada cara lain selain membawanya ke Apple service center untuk pemeriksaan lebih detail. 

Memang permasalahan ini tidak dialami oleh semua user Mac, namun banyak pengguna menyesalkan respon Apple support yang dirasa kurang membantu secara detail tentang permasalahan ini. Mengingat Apple adalah perusahaan ternama yang hadir untuk siap membantu para penggemar produknya terutama pada hal Privacy. Kita berharap permasalahan ini tidak sampai merambat pada produk produk Macbook yang lain.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *