Teknologi Graphene Battery Mulai Dikembangkan Untuk Smartphone

Material Graphene sudah sejak lama menjadi sebuah obyek penelitian menarik bagi para ilmuan di seluruh penjuru dunia. Keunikan tersendiri yang dimiliki oleh material ini membuat banyak sekali potensi yang dapat dikembangkan dalam penerapannya nanti di berbagai hal. Tidak terkecuali pengembangan baterai yang lebih efisien untuk perangkat yang bersifat portable seperti notebook dan smartphone.

Apa itu Graphene ?

Head.com

Definisi Graphene sendiri secara singkat adalah selembaran karbon atom yang sangat tipis dan tersusun dalam bentuk hexagonal atau segi enam. Graphene merupakan bahan yang ringan dan material paling tipis yang pernah ada di dunia. Namun meski begitu, Graphene diklaim 200 kali lebih kuat dibanding baja, dan mampu bertahan dalam kondisi suhu ekstrim. Meterial ini pertama kali dikembangkan oleh ilmuan pada tahun 2004, dimana banyak media pada akhirnya menyebarluaskan tentang seberapa ajaib material ini dan menjadi trending topic pada saat itu. Definisi lengkap mengenai Graphene bisa dilihat di kutipan video dibawah ini.

Pemanfaatan material Graphene

Head.com

Dalam penggunaanya dibidang listrik dan energi, Graphene memiliki sifat penghantar panas dan listrik yang sangat bagus, sehingga penggunaan material ini dalam bidang elektroknik sangatlah menguntungkan seperti penggunaan panel surya yang lebih efisien serta pengembangan baterai super cepat dengan kapasitas jauh lebih tinggi. Untuk alasan inilah beberapa perusahaan smartphone mulai mencoba menggunakan Graphene sebagai solusi terbaik untuk mengembangkan sebuah baterai yang efisien dengan pengisian daya cepat dan kapasitas yang lebih besar melebihi apa yang bisa di tampung baterai Li-ion saat ini.

Selain itu, karna sifat material ini yang sangat kecil dan kuat, beberapa ilmuan mencoba menggabungkan material ini dengan bahan-bahan teksil seperti plastik, yang membuat bahan tersebut menjadi sangat fleskible dan durable.

Samsung berencana merilis Graphene Battery pada perilisan Smartphone terbarunya

Photo by Zana Latif on Unsplash

Perusahaan smartphone besar dunia yaitu Samsung rumornya sedang mempersiapkan produk barunya dengan menyertakan teknologi Graphene Battery pada peluncuranya tahun depan. Bahkan berdasarkan informasi dari Evan Blass (@evleaks) di twitter mengatakan bahwa Samsung sudah hampir siap dengan teknologi ini dan diharapkan dapat disematkan di smartphone barunya tahun depan di Samsung Galaxy S11 dan Note11 atau selambat-lambatnya tahun 2021.

Twitter.com

Huawei sudah bereksperimen di seri smartphone P30 model tertentu

Huawei P20 Pro By Unbox Therapy

Sedangkan untuk rivalnya Huawei, meskipun belum bisa dipastikan akankah menggunakan teknologi ini atau tidak tahun depan, namun pada model smartphone P30 Pro tertentu telah mencoba menyematkan material Graphene ini untuk sistem pendingin pada produknya. Meskipun memanfaatan material ini berbeda dengan apa yang Samsung coba lakukan, namun dengan adanya wujud pengembangan material ini pada produknya, bukan tidak mungkin bahwa Huawei juga akan mengembangkannya lebih lanjut di produk-produknya kedepan. Akan sangat menarik untuk dinantikan bagaimana nantinya Graphene akan ikut berperan dalam perkembangan smartphone.

Lebih dalam tentang Graphene

Pembahasan menarik mengenai material Graphene ini juga dibahas di channel Youtube THE VERGE Sience, dimana pada pembahasannya dijelaskan bayaknya potensi yang bisa dikembangkan dari "material ajaib" ini, serta alasan mengapa dengan kepopuleran material ini, Graphene masih belum banyak di implementasikan di berbagai macam jenis produk. Berikut selengkapnya.

The Verge Science

Menarik sekali bila melihat pembahasan video di atas yang mana Graphene dengan segala keunikannya mampu memberikan banyak potensi yang bisa dikembangkan pada berbagai macam hal seperti jubah anti peluru, pesawat super ringan, penggunaan Graphene untuk pengobatan, bahkan lift luar angkasa (space elevator). Namun hingga saat ini, belum banyak produk yang mampu mewakili material ini menjadi sebuah daya tarik tersendiri di berbagai produksi barang elektronik atau industrial.  

Tentu saja apabila langkah besar yang dilakukan oleh perusahaan smartphone dalam mengembangkan material Graphene ini berhasil, maka besar kemungkinan hal ini menjadi salah satu pemicu kepada peneliti di berbagai macam bidang untuk dapat memanfaatkan material ini ke produk yang lebih beragam.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *