Bagaimana Memilih SD Card yang Tepat Sesuai Kebutuhan

Kebutuhan terhadap sarana penyimpanan data digital mobile saat ini memang sangat tinggi. Alasan utamanya adalah karena produk perangkat mobile di pasaran memiliki kemampuan penyimpanan terbatas.

Padahal, di sisi lain para penggunanya perlu menyimpan bermacam data dengan ukuran cukup masif, mencakup berkas foto, video, game, aplikasi, dan lain-lain.

SD Card dan Micro SD card merupakan satu dari sekian banyak pilihan sarana penyimpanan mobile yang bisa ditemukan di pasaran. Perangkat ini sangat efisien karena memiliki ukuran yang kecil dengan penyimpanan yang makin kesini makin besar.

SD card memiliki dimensi sekitar 32 x 24 x 2 mm saja, dan untuk Micro SD berdimensi 15 x 11 x 1 mm dan berbobot cuma 0,25 gram. Biasanya, kartu micro SD digunakan pada smartphone. Meski begitu, penggunaannya juga bisa dilakukan pada perangkat elektronik lain.

1. Jenis-jenis SD Card

Secure digital (SD) card sudah diperkenalkan sejak tahun 2000. Seiring dengan kemajuan zaman, perusahaan teknologi pun terus berupaya meningkatkan performa dan kapasitas SD card.

Sejak awal kemunculannya hingga saat ini, sudah terdapat 4 jenis SD card, dan setiap SD card tersebut dibedakan berdasarkan kapasitas yang mampu ditampungnya. Berikut penjelasan lebih detailnya.

  • SDSC
SDSC (Secure Digital Card Standard Capacity)

Jenis yang pertama adalah SDSC (Secure Digital Standard Capacity). Kartu memori yang satu ini mempunyai kapasitas paling kecil, maksimal hanya 2 GB dan menggunakan sistem berkas FAT12/16.

  • SDHC
SDHC (Secure Digital High Capacity)

Selanjutnya, terdapat tipe yang dikenal sebagai Secure Digital High Capacity (SDHC). Format kartu memori ini diperkenalkan tahun 2006 dan merupakan SD card generasi kedua. Micro SDHC memakai sistem pemberkasan FAT32 yang membuatnya mampu menyimpan data dengan jumlah lebih banyak, mulai dari 2 GB hingga 32 GB.

  • SDXC
SDXC (Secure Digital eXtended Capacity)

Pada 2009, muncul generasi ketiga SD card, yakni Secure Digital eXtended Capacity (SDXC). Kartu micro SDXC merupakan hasil adaptasi dari sistem file exFAT milik Microsoft. Sekali lagi peningkatan generasi ke-3 tersebut membuat kartu memori ini punya daya tampung lebih tinggi mulai dari 32 GB hingga 2 TB.

  • SDUC
SDUC (Secure Digital Ultra Capacity)

Jenis yang terakhir adalah Secure Digital Ultra Capacity (SDUC), diperkenalkan tahun 2018. Desain kartu memori ini punya kapasitas sangat besar mencapai 128 TB. Hanya saja, tidak semua jenis perangkat kompatibel dengan Micro SDUC.

2. BUS Interface

Adalah sebuah jalur dan protokol yang digunakan pada sebuah sistem dalam melakukan proses input output. Pada SD Card, ada dua tipe Bus Interface yang saat ini digunakan dalam mencapai tingkat kecepatan data transfer tertentu.

UHS Bus Interface

SD Card UHS BUS Interface
Sumber : Youtube | ExplainingComputers.com

Dari empat kategori kartu SD yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya, SDHC dan SDXC memiliki teknologi bus interface yang lebih cepat, dikenal dengan nama Ultra High Speed (UHS) yang memungkinkan proses transfer data berlangsung lebih cepat. Terdapat 3 versi UHS yang juga dibedakan berdasarkan tingkat kecepatannya, yaitu:

  • UHS-I  (kecepatan tertinggi mencapai 104 MBps)
  • UHS-II (berkecepatan maksimal 312 MBps)
  • UHS-III (kecepatan maksimal mencapai 624 MBps)

Perlu diketahui bahwa detail kecepatan yang dimaksud adalah kecepatan data transfer yang mampu dilakukan oleh sistem bus, yang mana akan jelas berbeda dengan hasil kecepatan ketika digunakan di dunia nyata (real test).

Dan untuk UHS-II dan UHS-III, pada bagian belakang tepatnya pada pin konektor, memiliki tambahan pin tepat dibawah pin utama. Inilah yang menjadi faktor utama dalam peningkatan kecepatan data transfer.

Pin kedua Bus Interface UHS-II dan UHS-III pada SD Card
Sumber : Youtube | ExplainingCoumputers.com

Dan dengan adanya tambahan pin tersebut, membuat perangkat reader juga harus memiliki kompatibilitas terhadap pin yang ada pada UHS-II dan UHS-III, karena jika tidak, maka kecepatan yang dihasilkan hanya bisa maksimal pada UHS-I saja.

SD Express

Standard BUS Interface baru SD Express
Sumber : Youtube | ExplainingComputers.com

Bus Interface ini tergolong baru. Berawal dari bagaimana UHS-III yang entah kenapa begitu langka dicari pada masanya, pada bulan Juni 2018 diperkenalkan standard Bus Interface baru pada SD Card yaitu SD Express.

Jumlah pin yang ada pada SD Express memiliki kesamaan dengan UHS-II dan UHS-III, hanya saja pada SD Express ini disematkan Bus interface baru menggunakan PCIe Gen3 dengan protokol NVMe yang mana protokol ini sama dengan yang digunakan oleh penyimpanan SSD yang terkenal sangat cepat.

SD Express dengan sistem BUS PCIe Gen3 dan protokol NVMe diklaim bisa mencapai kecepatan data transfer hingga 985MBps.

3. Tingkat Kecepatan

SD Card memiliki banyak pilihan pengkategorian dalam mendefinisikan tingkat kecepatan yang dimiliki oleh masing-masing SD Card, Dan inilah yang terkadang menjadi kendala orang-orang awam yang ingin membeli SD Card namun tidak paham dengan spesifikasi yang sudah dijelaskan di dalam produk SD Card tersebut.

Sebenarnya ada 3 standard spesifikasi resmi yang menjelaskan tentang kualitas SD Card tersebut. ketiga standard ini tidak lain adalah untuk melambangkan tingkat kecepatan yang dimiliki.

Namun meskipun sudah memiliki standard spesifikasi, ada beberapa manufaktur yang menyantumkan spesifikasi sendiri yang disertakan dalam kemasan produk untuk menjelaskan lebih detail tentang seberapa cepat SD Card tersebut ataupun hanya sekedar teknik marketing untuk menarik minat konsumen.

Lebih detailnya bisa disimak penjelasan berikut.

A. Speed Class

SD Card Speed Classes

Ini adalah parameter yang sudah umum diketahui oleh para pengguna SD Card mengingat mudahnya pemahaman yang didapat dalam pengkategorian ini.

Terdapat 4 kriteria Speed Class kartu micro SD, yaitu:

  1. Class 2           : Kecepatan minimal 2 MBps
  2. Class 4           : Kecepatan minimal 4 MBps
  3. Class 6           : Kecepatan minimal 6 MBps
  4. Class 10         : Kecepatan minimal 10 Mbps

Hal yang perlu diperhatikan, jika pada Class 2 -6 memiliki kecepatan minimum yang sudah ditentukan, pada Class 10 kecepatan yang dihasilkan tidak menjamin stabil pada kecepatan 10MBps meskipun pada dasarnya dijelaskan bahwa kecepatan minimumnya adalah 10MBps.

Worst Scenario bisa saja kecepatan pada real life dapat berkurang atau bahkan bisa lebih dari itu, tergantung skenario penggunaanya.

B. UHS Speed Class

SD Card UHS Speed Classes

Selain Speed Class, ada pula parameter bernama UHS Speed Class. Sesuai namanya, UHS Class Speed hanya bisa ditemukan pada SDHC atau SDXC yang mendukung teknologi Bus Interface UHS-I, UHS-II, ataupun UHS-III. Terkadang, produsen kartu SD akan mencantumkan UHS Speed Class bersamaan dengan Speed Class pada produknya.

Terdapat 2 jenis kecepatan berdasarkan UHS Speed Class, yaitu:

  • U1 : Kecepatan penulisan data minimal 10 MBps
  • U3 : Kecepatan penulisan data minimal 30 MBps

C. Application Performance Class

SD Card Application Speed Classes

Ada pula kriteria penilaian kecepatan yang dikenal sebagai Application Performance Class, menunjukkan kemampuannya dalam melakukan pembacaan dan penulisan data dengan satuan input/output operation per second (IOPS).

Di waktu bersamaan, Application Performance Class mengindikasikan bahwa kartu memori tersebut punya kecepatan minimal sebesar 10 MBps.

Terdapat 2 jenis Application Performance Class, yaitu:

  • A1: Random read speed minimal 1.500 IOPS; random write speed mulai dari 500 IOPS.
  • A2: Random read speed minimal 4.000 IOPS; random write speed minimal 200 IOPS.

SD Card dengan kategori ini sangat cocok digunakan untuk media komputerisasi mobile seperti halnya Raspberry Pi dan LattePanda ataupun sistem MiniPC lainya yang menggunakan Micro SD sebagai media penempatan Sistem Operasinya.

D. Video Speed Class

SD Card Video Speed Classes

Selanjutnya adalah Video Speed Class, yang memperlihatkan kecepatan penulisan sekuensial minimum micro SD.

Parameter ini dimunculkan karena banyaknya penggunaan SD Card sebagai media penyimpanan pada kamera digital, guna memudahkan konsumen untuk memahami tingkatan kecepatan SD Card berdasarkan kemampuannya dalam menyimpan media baik foto ataupun video.

Semakin tinggi resolusi foto dan video, semakin besar pula tingkat kecepatan yang dibutuhkan dalam proses penyimpanannya.

Terdapat 5 klasifikasi Video Speed Class, yaitu:

  • V6      : Minimum write speed 6 MBps
  • V10    : Minimum write speed sebesar 10 MBps
  • V30    : Minimum write speed sebesar 30 MBps
  • V60    : Minimum write speed sebesar 60 MBps
  • V90    : Minimum write speed sebesar 90 MBps

E. Rated Speed

Beberapa produsen micro SD terkadang mencantumkan informasi kecepatan maksimal produknya. Informasi inilah yang dikenal sebagai Rated Speed. Penilaiannya dilakukan berdasarkan hasil pengujian pihak perusahaan itu sendiri pada situasi ideal.

Contoh realnya adalah beberapa produk yang meng-klaim kecepatan hingga 95MBps pada SD Card mereka, yang mana pada SD Card tersebut pula dicantumkan label Speed Class U3 yang jika kita lihat pada standardnya U3 hanya bisa mencapai kecepatan 30MBps.

Namun, pada praktiknya, situasi ideal dengan claim kecepatan seperti itu bakal sulit diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ada terlalu banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan data transfer pada SD Card, dan perusahaan mengambil claim tersebut dengan skenario yang sangat mendukung.

F. Relative Speed

Cara terakhir yang dilakukan pabrikan untuk menampilkan kecepatan micro SD card adalah melalui istilah relative speed. Parameter ini digunakan dengan membandingkan kecepatan kartu micro SD dengan transfer rate pada perangkat CD lama.

Jika kita perhatikan pada perangkat CD atau DVD, terdapat label kecepatan menggunakan angka seperti 8x, 12x atau 16x. Ini melambangkan kecepatan original dari CD yaitu 0.15MB dikalikan dengan label angka tersebut untuk menunjukkan kecepatan data transfer yang dimiliki.

Maka jika kita coba hitung, kecepatan CD pertama yaitu 0.15MB dikalikan dengan 16 (16x speed) maka mendapat hasil 2.4MBps. Sehingga rata-rata kecepatan data transfer yang dimiliki oleh perangkat CD dengan label 16x adalah sebesar 2.4MBps.

Relative speed SD Card
Sumber : Youtube | ExplainingComputers.com

Nah kembali ke Micro SD, penulisan relative speed terkadang bakal dituliskan sebagai 100x, 200x, dan sebagainya. Hal itu mengindikasikan kalau kecepatannya adalah 0.15MB x 100 atau sebesar 15 MBps. Seperti halnya rated speed, penetapan relative speed dilakukan berdasarkan kondisi ideal oleh manufaktur.

4. Memilih Micro SD Card Sesuai dengan Pemakaian

penggunaan SD Card yang tepat

Dengan berbagai pertimbangan parameter di atas, konsumen perlu melakukan pemilihan micro SD secara cerdas. Sebagai panduan, berikut ini adalah pertimbangan yang bisa dilakukan:

Untuk Smartphone

Penggunaan SD Card pada smartphone sangatlah umum. Namun dalam pemilihan tipe SD Card mana yang cocok, tergantung dengan penggunaanya.

Jika keberadaan SD Card digunakan untuk media penyimpanan foto ataupun video hasil jepretan kamera, maka gunakan Micro SD dengan label UHS Class atau Video Class dengan tingkat kecepatan berapapun tidak masalah (lebih tinggi lebih baik).

Namun jika keberadaan SD Card tersebut digunakan untuk penyimpanan Aplikasi ataupun Game, dengan alasan agar penyimpanan internal tidak penuh, maka direkomendasikan menggunakan SD Card dengan label Application Perfomance Class. Mengingat SD Card dengan label ini memiliki kecepatan IOPS (Input.Output operation Per Second) tertinggi untuk setiap aktifitas proses aplikasi dan game.

Keperluan Videografi

Kartu micro SD untuk keperluan shooting video beda dibandingkan untuk pemakaian normal. SD Card Association merekomendasikan pemakaian micro SD UHS Speed Class U3 untuk pemakaian shooting video 4K. Kalau untuk perekaman video full HD, dapat memilih antara produk Class 10 atau Class 6.

Kalau Anda menggunakan kartu micro SD berkecepatan rendah untuk keperluan video, hasilnya bakal tidak maksimal. Tak menutup kemungkinan, video akan terlihat seperti gambar yang putus-putus.

Keperluan Fotografi

Bagi para fotografer yang terbiasa mengambil gambar berformat RAW, kartu micro SD U1 atau U3 tipe SDHC sudah cukup. Namun untuk mendapatkan kecepatan transfer yang maksimal, misalkan ketika harus transfer foto tersebut ke komputer atau laptop, maka jangan ragu untuk menggunakan SD Card dengan label kecepatan yang lebih tinggi.

Nah itulah beberapa penjelasan tentang SD Card dan berbagai macam jenisnya. Pastikan untuk tahu spesifikasi SD Card berdasarkan penggunaannya, agar bisa mendapatkan performa yang maksimal.

Semoga artikel kali ini bisa memberi informasi yang kamu butuhkan. Jika menurut kamu artikel kali ini bermanfaat, jangan lupa untuk share juga ke teman-teman kamu melalui sosial media atau platform lain.

Terimakasih. Salam Teknologi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *